• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

Tentang Kami

Tak Kenal Maka Tak Sayang


Tentang Kami

Hizbul Wathan Kafilah Penuntun merupakan salah satu tingkat gerakan kepanduan di ranah mahasiswa yang beranggotakan mahasiswa dan alumnusnya. Bergerak untuk membantu pengkaderan persyarikatan Muhammadiyah melalui kegiatan-kegiatan kepanduan yang mengikuti perkembangan zaman.

Hizbul Wathan Kafilah Penuntun memiliki nama pangkalan yang di ambil dari salah satu tokoh berpengaruh di Muhammadiyah, tokoh yang memberikan inspirasi dalam kehidupan yaitu Moh. Djazman, rektor pertama di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Logo Kafilah

Deepak Bhagya

Personal info

Kafilah Penuntun Moh. Djazman

Komplek Griya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Birthday: 10 Januari 2007
Phone number: 0857 2552 3459 (Ketua Kafilah)
Website: hizbulwathan-ums.blogspot.com
E-mail: kafilahpenuntun.ums@gmail.com

Sejarah

Tapak Tilas Kami


  • 2005

    Keresahan Ayunda Farida

    Sejarah berdirinya Pandu Penuntun Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta berawal dari kegelisahan Ayunda Farida Ratna Kusuma yang kala itu merupakan mahasiswi baru di Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun angkatan 2005, yang dahulunya merupakan alumni dari SMA Muhammadiyah 1 Surakarta.

    Ayunda Farida berusaha mencari informasi tentang Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada event MASTA IMM. Namun selama kegiatan MASTA yang notabene merupakan kegiatan pengkaderan milik salah satu ortom Muhammadiyah yaitu IMM, tidak di ketemukan juga informasi tentang Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    Setelah MASTA selesai, dilanjut dengan kegiatan ospek maru Universitas Muhammadiyah Surakarta yang disebut PPA. Sewaktu PPA, dia masih juga mencari informasi tentang Hizbul Wathan. Pada saat sosialisasi UKM U pun tidak ada Hizbul Wathan, yang ada hanyalah Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan (Pramuka di Universitas Muhammadiyah Surakarta).

  • 2007

    Ayunda Farida Perekrutan Anggota

    Di tahun 2007 Ayunda Farida bangkit kembali untuk mencoba mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kemudian mencari anggota untuk ikut dalam Hizbul Wathan. Mencari anggota akhirnya mendapatkan empat anggota, mereka adalah Mufida, Nova, Sarbini dan Syu’aib.

    Setelah mendapatkan anggota dia mencoba mengumpulkan mereka untuk memikirkan nasib Hizbul Wathan ke depan mau seperti apa. Tetapi hal ini hanya bertahan untuk dua kali pertemuan saja, untuk pertemuan selanjutnya mereka tidak bisa dihubungi karena kesibukan masing-masing. Setelah ke empat anggotanya menghilang, Ayunda Farida mencari anggota yang baru lagi. Tetapi tidak mendapatkan anggota dan vakum lagi.

  • 2009

    Tragedi Meja Hijau, Hizbul Wathan dan Ar Rosail

    Awal tahun ajaran 2009-2010 mendirikan stand Hizbul Wathan pada acara PPA, yang membuka dan sosialisasi hanyalah Ayunda Farida sendiri pada acara itu. Dari kegiatan itu mendapatkan satu pendaftar yaitu Afif Arundian R. Setelah kegiatan PPA, Ayunda Farida main ke kantor dan berinisiatif membuat tulisan Hizbul Wathan untuk dipasang dipintu supaya orang-orang tahu kalau itu adalah kantor Hizbul Wathan.

    Pertama kali saat menempelkan tulisan Hizbul Wathan di pintu sempat lepas, mungkin dikarenakan lepas lemnya karena hanya sterofom. Setelah membuat tulisan lagi yang ke dua kali dan langsung menempelkannya dipintu, Ayunda Farida duduk-duduk di Griya Mahasiswa untuk istirahat sejenak. Berapa saat dari istirahatnya ada orang yang lari dari arah timur ke barat dan tiba-tiba merobek tulisan Hizbul Wathan.

    Melihat itu Ayunda Farida tidak bisa tinggal diam dan langsung lari mendekati orang itu dan bertanya ”Kenapa kamu melepas tulisan itu! Hizbul Wathan itu termasuk salah satu Ortom Muhammadiyah sama dengan IMM”, jawab dia ”Ini masih milik Ar-Rasail!”. Farida menjawab ”Saya tidak terima dengan perbuatanmu, saya ada suratnya dari Wakil Rektor III untuk tempat ini!”, dan ia pun menjawab ”Ok saya akan membawa perkara ini kemeja hijau”. Dengan rasa sakit hati yang dalam, Ayunda Farida pun tidak mau kalah karena dia benar dan sudah mendapatkan surat resmi

    Dari kejadian pelepasan nama Hizbul Wathan itu Ayunda Farida SMS Rudi. Kemudian Rudi pun mengajak untuk menyelesaikan permasalahan itu di BEM U. Akhirnya ada sidang dari BEM U yang dihadiri oleh Ayunda Farida, Rudi, orang yang melepas, dan BEM U. Dari sidang itu dimenangkan oleh Hizbul Wathan yang sudah jelas mendapatkan surat resmi dari Wakil Rektor III. Orang yang melepas yang dulunya juga aktifis Ar-Rasail itu pun akhirnya mengalah.

    • 2010

      Pengesahan SK Oleh Rektorat

      Pada tahun 2010, setelah lamanya perjuangan mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, untuk pertama kalinya disahkan dengan adanya SK Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Nomor 034/I/2010 tentang Pengangkatan Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta periode tahun 2010-2011.

    • 2005-2006

      Proses Tabayun Kepada Petinggi Universitas

      Karena tidak mendapatkan informasi tentang Hizbul Wathan, Ayunda Farida mengikuti organisasi IMM Komisariat FKIP dan HMP PBSID dengan tujuan siapa tahu dengan ikut organisasi tersebut bisa mendapatkan informasi tentang Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta ini. Akan tetapi dari tahun 2005-2006, Ia tetap tidak mendapatkan informasi apapun tentang Hizbul Wathan.

      Melihat kenyataan yang demikian itu maka Ayunda Farida berusaha menghadap ke para Petinggi Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mempertanyakan sekaligus mempermasalahkan hal ini.

      “Hizbul Wathan adalah salah satu ortom Muhammadiyah tapi mengapa di Universitas Muhammadiyah Surakarta tidak ada. Padahal pramuka disini ada”, ungkap Ayunda Farida pada pihak petinggi Universitas.

    • 2008

      Secercah Harapan Ayunda Farida

      Dipertengahan tahun 2008 dalam kevakumananya pada saat itu, Ayunda Farida tidak hanya tinggal diam begitu saja. Ia tetap mencari upaya untuk mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Setelah mencoba lagi untuk mendirikan Hizbul Wathan, dalam pencarian anggota itu dia mendapatkan lima anggota, tiga diantaranya anggota yang lama kembali lagi dan dua anggota yang baru. Mereka adalah Mufida, Nova, Sarbini, Nurul, dan. . . . . . . . . (“saya lupa namanya”, kata Ayunda Farida).

      Di akhir tahun 2008, pada saat itu Ayunda Farida membaca “Koran Info” yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam Koran Info itu ada berita yang memuat tentang adanya pelantikan Qabilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta oleh Kwarwil Hizbul Wathan Jawa tengah, yakni Hizbul Wathan yang beranggotakan para dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    • September, 2009

      Pencetusan Nama Pangkalan, Moh. Djazman

      Di bulan September tahun 2009 ada dua mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk menjadi anggota Hizbul Wathan mereka adalah Rahmadi dan Didik. Di bulan itu Hizbul Wathan mengadakan kegiatan pertama kalinya yakni buka puasa bersama. Dari kegiatan itu, akhirnya setelah hari raya banyak mahasiswa yang mendaftarkan diri. Mereka adalah kader-kader dari Muhammadiyah yang ingin menghidupkan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

      Setelah mendapatkan anggota lagi, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta berkesempatan mengadakan kegiatan ToT di SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Setelah kegiatan itu, tidak lama kemudian mengadakan kegiatan Up Grading di kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta sekaligus membentuk kepengurusan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan dari kegiatan itulah dicetuskannya nama Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta. Nama ”kafilah” diambil sebagai rumpun Hizbul Wathan di tingkat Penuntun.

    • 2011-Sekarang

      Pencetusan Nama Pangkalan, Moh. Djazman

      Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta merupakan Pandu Penuntun Hizbul Wathan Perguruan Tinggi Muhammadiyah kedua yang berdiri setelah Hizbul Wathan Unismuh Makassar.

      Sejak awal perintisan pada tahun 2005 dan akhirnya pembentukan pengurus pertama pada 2008, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta mulai berkibar. Selama perjalanan yang penuh dengan tantangan dan cobaan, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta dari bayi baru lahir berkembang pesat hingga menjadi remaja hiperaktif. Hal ini tidak serta merta berkembang tanpa pedoman atau aturan. Dengan berbagai macam pengalaman selama beberapa tahun, muncullah beberapa gagasan yang akhirnya dibakukan seperti adanya Dewan Kafilah Penuntun, Sistem Pengkaderan Pandu Penuntun, Diktat Diklat, dan sebagainya.

      Berbagai manuver dilakukan mulai tahun 2013 untuk meresmikan sistem pengkaderan baku bagi Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sehingga setiap tahun selalu diadakan pengkaderan formal sebagai syarat legalitas calon anggota menjadi anggota Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta.

      Setiap angkatan diklat akan mempunyai nama angkatan, yaitu: Perintis (2005), Penggiat (2007), Berdikari (2008), Bangkit Pandu (2009), Pelopor I (2010), Pelopor II (2011), Wayang (2012), Karang (2013), Kujang (2014).

      Setiap angkatan diberi nama sesuai dengan representasi keadaan yang dialami. Mulai memasuki fase peneguhan dengan adanya Diklat Anggota, nama angkatan mempunyai makna filosofis.

    Kemampuan kami & inikah kami

    99%
    Kepanduan
    100%
    Ortom Muhammadiyah
    100%
    Dakwah
    91%
    Leader & Team work
    86%
    Organisasi
    64%
    Unit Kegiatan Mahasiswa

    Kabar Terkini

    apa yang kami tau, kami bagikan kepada anda


    Sabtu, 13 Februari 2016

    10 Hasil Karya Menakjubkan Gunung Berapi

    Gunung api tampaknya tidak melulu membawa dampak buruk bagi kehidupan manusia. Meskipun lava yang keluar dari perut Bumi itu dapat menghanguskan apa saja yang dilalui, namun beberapa peristiwa tersebut dapat membuat bentang alam terlihat indah dan unik.

    Hasil karya yang tercipta dari peristiwa gunung api tersebut tersebar di beberapa belahan dunia, Tak terkecuali di Indonesia yang notabene memang memiliki sejumlah gunung api yang aktif. Apa saja hasil karya yang diciptakan dari hasil letusan gunung api? Berikut 10 hasil karya menakjubkan yang akibat gunung api sebagaimana dilansir BBC, Selasa (7/4/2015).

    1. Api Biru Belerang

    Sebagai negara yang memiliki banyak gunung api aktif, Indonesia memiliki berbagai bentang alam hasil dari peristiwa gunung api, salah satu contohnya api biru dalam di belerang. Kawah Ijen, gunung api di Jawa Timur, Indonesia ini berdiri 2.600 meter dan di atasnya terdapat kaldera besar serta danau asam sulfat sedalam 200 meter. Ketika tumpahan lava menuruni lereng itu bertautan dengan gas belerang bersuhu tinggi, dan setelah itu gas-gas tersebut bersinggungan dengan oksigen di udara, maka menghasilkan api biru yang terang. Api biru ini memberikan ilusi bahwa lava berwarna biru menuruni gunung.
    015).

    2. Basalt Columns


    Ini mungkin terdengar gila bahwa peristiwa mengerikan gunung api dapat menghasilkan fitur teratur seperti Basalt Columns. Hal ini terjadi ketika magma mulai dingin dan berkontrasi serta retak. Retakan diawali di permukaan pendinginan aliran lava dan kemudian merambat ke magma untuk membentuk tumpukan lempeng dan tiang-tiang. Columns sendiri biasanya berdiri tegak lurus terhadap permukaan pendinginan.



    3. Love Valley 


     Jutaan tahun lalu, letusan gunung api meninggalkan lapisan tebal mengeras dan abu vulkanik berpori dekat Goreme, Turki. Seiring dengan waktu, angin dan hujan mengikis lapisan ini ke dalam jaringan ngarai (canyons) dan column, sehingga menghasilkan patung dan formasi kerucut seperti cerobong asap dan kerena beberapa batuan terlihat seperti kelamin manusia, peristiwa alam tersebut dikenal dengan nama Love Valley.


    4. Saluran Lava (Lava Tubes)





    Lava tubes merupakan terowongan lava yang mengeras hasil bentukan letusan gunung api. Lava tubes ini dapat ditemui di Dangcheomuldonggul, Republik Korea.





    5. Bantal Lava



    Bantal lava merupakan benjolan bulat lava yang menyerupai ukuran bantal tetapi juga ukurannya dapat mencapai tempat tidur kecil. Ketika lava panas masuk ke dalam lapisan luar air mengeras dengan cepat untuk membentuk kulit kaca yang mengelilingi sisa lelehan lava panas.






    6. Bidang Hidrotermal




    Gunung api Dallol dan bidang hidrotermal yang berlokasi di daerah terpencil North East Ethiopia terdapat pemandangan spektakuler, di mana banyak endapan garam berwarna seperti putih, pink, merah, kuning, hijau, abu-abu dan hitam, serta air panas, dan miniatur geyser berada di kawah api ini.






    7. Bom Vulkanik

    Ketika gunung api meletus, Bom Vulkanik dapat menyemburkan gumpalan besar lava dingin saat terbang menjadi padat atau batu semi padat sebelum mencapai tanah. Inilah ‘Bom vulkanik’ yang dibentuk saat terbang dan akibatnya mendapat bentuk yang aerodinamis. Saat disemburkan, bom vulkanik itu dapat terpental jauh dan kemudian saat menyentuh tanah dan dapat menggulung dengan kecepatan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.



    8. Sungai Api


    Ketika gunung api meletus, lava merembes dari ventilasi dan celah. Meskipun dapat menghancurkan dan menghanguskan segala sesuatu yang dilaluinya, lava ini sebenarnya berjalan lambat, sehingga terlihat seperti sungai api yang mengalir.
    dan akibatnya mendapat bentuk yang aerodinamis. Saat disemburkan, bom vulkanik itu dapat terpental jauh dan kemudian saat menyentuh tanah dan dapat menggulung dengan kecepatan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.

    9. Kalderas

    Kalderas ini terbentuk dari letusan eksplosif atau runtuhnya batuan ke dalam dapur magma yang kosong. Sekira 7.700 tahun lalu, Gunung Mazama di Oregano meletus dan menuangkan lelehan dan batu semi cair ke atmosfer dan akibatnya mendapat bentuk yang aerodinamis. Saat disemburkan, bom vulkanik itu dapat terpental jauh dan kemudian saat menyentuh tanah dan dapat menggulung dengan kecepatan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.



    10. Rafts of Pumice

    Ketika gunung api besar bawah laut meletus, lava dingin dengan cepat untuk menjebak gelembung gas di batu, sehingga membentuk batu apung yang sangat vesicular atau mengapung di atas air. Ketika gunung api Havre Seamount meletus pada 2012, hal itu membentuk rakit apung (rafts of pumice) mencakup lebih dari 400 kilometer persegi air, di mana para ilmuwan menemukannya di kepulauan Kermadec, Selandia Baru.
    patan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.

    Rabu, 06 Januari 2016

    12 Skill Bertahan Hidup Yang Harus Kamu Kuasai Untuk Selamat Di Alam Liar




    Sesekali pasti kamu pernah berpikiran pengen berpetualang ke alam bebas dan merasakan keadaan yang bener-bener liar tanpa mendengar suara bising perkotaan. Coba bayangkan segalanya tak berjalan sesuai rencana dan kamu tersesat di hutan. Dengan kondisi fisik dan peralatan yang terbatas, bisa gak kamu bertahan hidup? Gak usah muluk-muluk deh, bisa gak kamu melewatkan satu malam di alam liar?


    Kamu merasa tertantang? Baca dulu panduan bertahan hidup di bawah ini:


    Skill 1
    Menemukan Lokasi Bermalam Yang Aman


    Kamu mesti menemukan tempat yang kering dan tidak terletak lebih rendah dari permukaan tanah di sekitarnya. Hindari lembah dan area yang bisa dialiri air karena banjir bisa datang kapan saja. Pilih tempat yang jauh dari sarang serangga atau pohon-pohon lapuk. Selain itu gunakan medan tanah yang tidak miring, karena dengan medan yang miring, apabila terjadi hujan, air akan mengalir ke tempat camp kamu.

    Skill 2
    Mendirikan Shelter/Bivak Darurat


    Waktu kamu mesti survive di hutan, cari atau buatlah tempat berlindung. Hal ini sangat diperlukan untuk menghadapi pengaruh cuaca, hewan berbahaya atau kondisi medan, sehingga kebutuhan istirahat terpenuhi secara aman. Membuat tempat berlindung harus disesuaikan dengan jumlah survivor, alat atau perlengkapan yang ada, sarana yang disediakan oleh alam dan berapa lama mau survive di lokasi itu. 


    Perlu diingat, hipotermia adalah pembunuh utama jika kamu terdampar di daerah bercuaca dingin seperti gunung. Supaya selamat, kamu butuh tempat berlindung yang terisolasi agar suhu badanmu tetap hangat.



    Kamu dapat menggunakan apa saja yang ada di alam sebagai shelter/bivak, seperti gua, lubang pohon dan celah di batu besar. Bahkan kamu juga bisa membuat shelter sendiri dengan bahan dari alam, seperti daun-daunan atau ranting.



    Caranya, pertama temukan beberapa cabang pohon yang cukup kuat untuk disusun sebagai tempat berlindung. Gunakan pohon yang masih berdiri sebagai tumpuan. Lapisi shelter kamu dengan daun atau ranting. Jangan lupa, lapisi juga lantainya dengan daun yang lebih lebar. Itu untuk mencegah panas tubuhmu diserap oleh tanah. Kedua, pastikan pintu dari shelter kamu tidak menghadap angin berhembus, karena ini hal yang berbahaya, terlebih ketika hujan turun.

    Macam-macam shelter/bivak:
    1. Shelter/bivak dari gua













    2. Shelter/bivak dari alam















    3. Shelter/bivak dari ponco/jas hujan

















    Skill 3
    Menyalakan Api

    Saat kamu di alam bebas ketika hari mulai malam, sebaiknya nyalakanlah api. Api berguna untuk penerangan, meningkatkan semangat psikologis, memasak makanan dan minuman, menghangatkan tubuh, mengusir hewan buas dan membuat tanda/kode. 


    Kamu bisa menyalakan api dengan korek api. Kalau pun tidak ada kamu bisa membuat api sendiri dengan menggunakan baterai. Baterai jenis apa aja bisa, kamu tinggal bikin arusnya jadi pendek. Hubungkan kutub (+) dan (-) dari baterai dengan kertas timah (dari bungkus rokok atau permen karet). Percikkan api yang akan tercipta ke bundelan yang terbuat dari benda kering dan lembut seperti akar, rumput, atau kain. Jaga apimu supaya tetap menyala. Siapkan kayu bakar.



    Jika kamu gak punya baterai, kamu bisa menyalakan api dengan batu dan gesekan kayu.

    anting. Jangan lupa, lapisi juga lantainya dengan daun yang lebih lebar. Itu untuk mencegah panas tubuhmu diserap oleh tanah.

    Salah satu trik dalam membuat api dari bambu yang kering:

    Sklill 4
    Membesarkan Api


    Setelah berhasil menyalakan api di bundelan, kamu butuh kayu dalam beberapa ukuran: sebesar tusuk gigi, cotton bud, dan pensil. Pertama-tama, siapkan balok kayu seukuran lenganmu sebagai alas bundelan. Kemudian, sandarkan kayu sebesar tusuk gigi dengan miring di atas bundelan tersebut — ini akan membentuk sudut yang bisa dilalui oksigen. Tambahkan kayu yang berukuran lebih besar satu per satu. Begitu seterusnya hingga api unggunmu siap.

    Skill 5
    Mencari Air


    Untuk memastikan sumber air itu tidak beracun, dapat dilihat dari bekas jejak binatang yang ada disekitarnya. Jika banyak jejak binatang maka air yang ada ditempat itu bisa diminum dan tidak beracun. Air juga bisa diperoleh dengan memotong akar-akar pohon yang ada di hutan. Setetes demi setetes air yang keluar dari potongan akar itu dapat dikumpulkan dengan wadah yang ada. Lumut juga merupakan sumber air. Dengan mengumpulkan lumut yang ada kemudian lumut tersebut diperas juga akan menghasilkan air yang dapat diminum. Disamping itu juga dengan memanfaatkan embun yang ada pada dedaunan dan mengumpulkannya. Rumput yang banyak mengandung air diantaranya adalah jenis bambu-bambuan dan ilalang. Akar rumput ilalang banyak mengandung air dan manis rasanya.

    Beberapa cara mendapatkan air:

    1. Dengan menggalih tanah yang lembab



    Apabila menggunakan cara ini akan membutuhkan platik sebagai penutup lubang dan bantuan sinar matahari untuk menguapkan air. Air yang menguap akan diembunkan pada plastik penutup dan air akan menetes ke bawah dan tinggal ditampung dengan wadah yang tersedia.


    2. Dengan penyaringan



    Apabila menemukan sumber air tetapi air yang ada terlihat keruh maka teknik sederhana ini sangat membantu dalam mendapatkan air yang jernih. Alat penyaring ini sangat sederhana dan gampang dibuat karna untuk penyaring minimal menggunakan pasir dan batu kerikil, namun akan lebih bagus lagi apabila pada bagian dasar ditambahkan ijuk.


    3. Dengan memotong akar tumbuhan


    Skill 6
    Panen Air Dari Pohon


    Seperti manusia, tumbuhan itu juga ‘berkeringat’ sepanjang hari. Proses menguapkan air ini namanya transpirasi. Untuk bisa memanen air bersih dan bisa diminum ini, kamu tinggal membungkus ranting pohon yang berdaun dengan plastik, lalu ikat plastiknya rapat-rapat. Dalam waktu beberapa jam air udah terkumpul di dalam plastik dan siap diminum.

    Skill 7
    Mencari Tumbuhan Yang Bisa Dimakan


    Dalam situasi dimana tujuan utamamu adalah bertahan hidup, gak usah muluk-muluk berniat berburu hewan liar. Jangankan rusa, kelinci aja susah ditangkap. Gantungkan hidupmu pada hewan-hewan kecil kayak ikan, katak, atau kadal. Namun, pilihan paling aman adalah menyantap tumbuhan. Pisang dan nanas sangat mudah ditemukan di hutan Indonesia. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi rotan, rebung, daun semanggi, dan paku-pakuan. Ada beberapa cara untuk mengenali tumbuhan apa saja yang dapat dimakan tanpa membuat efek samping. dapat dilihat disini.

    Skill 8
    Berburu Dengan Tombak atau Membuat Jebakan Hewan


    Dalam keadaan survival dan ketika hasrat karnivoramu sudah tidak bisa dibendung lagi, kamu bisa berburu menggunakan tombak atau membuat jebakan hewan. 


    Buatlah tombak bermata empat yang akan jauh lebih efektif dalam menangkap ikan dan hewan buruan lain daripada tombak bermata tunggal. Caranya, tebas kayu pohon sehingga panjangnya sama dengan tombak pada umumnya dan diameternya kira-kira 2,5 sentimeter. Belah salah satu ujungnya jadi empat bagian, masing-masing sepanjang 25 cm. Sempalkan kayu atau batu kecil agar empat bagian tadi terpisah. Tajamkan ujung-ujungnya. Jadilah tombak bermata empat hasil kerja keras tanganmu.



    Adapun cara berburu lain, yakni dengan membuat perangkap karena hal ini dirasa lebih aman dari pada menggunakan tombak. Untuk itu pastikan untuk melakukan misi diperlengkapi dengan "Survival Kit".


    Macam-macam perangkap hewan:

    1. Perangkap binatang kecil dan burung












    2. Jerat untuk ular









    3. Perangkap binatang besar







    Skill 9
    Membaca Kompas Alam


    Ketika kamu berada di alam bebas, maka yang sangat dibutuhkan adalah kompas. karena kompas lebih efisien daripada GPS ketika kamu sudah berada di alam bebas. selain harus memiliki kompas, kamu juga harus memiliki peta wilayah yang sedang kamu jelajahi, bukan sembarang peta, peta yang diperlukan adalah peta topografi.

    Jika GPS atau kompasmu rusak (atau lupa kamu bawa), dengan mudah kamu bisa menentukan arah timur dan barat dari posisi matahari terbit dan terbenam. Jika kamu menggunakan jam tangan analog, hadapkan jarum jam ke arah matahari. Tarik garis imajiner diantara jarum jam dan angka 12 itu adalah garis yang menghubungkan utara dan selatan.

    Skill 10
    Membaca Rasi Bintang


    Cari paling mudah untuk menentukan arah mata angin setelah matahari terbenam ialah menemukan rasi bintang Beruang Besar. Rasi ini dikenal juga dengan nama Gayung Besar. Istimewanya, ketika rasi bintang lain berputar dan ‘berpindah’ sepanjang malam rasi bintang ini tetap berada di utara.


    Ciri-ciri gugusan bintang ini adalah terdiri dari 7 bintang dan berbentuk gayung. Nah, di seberang Gayung Besar terdapat gugusan bintang Gayung Kecil, yang seperti namanya berukuran lebih kecil dan nggak sebenderang Gayung Besar. Di ujung ‘gagang’ Gayung Kecil terdapat Polaris a.k.a. North Star: arah utara yang paling hakiki. Di daerah khatulistiwa seperti Indonesia, North Star bisa ditemui di dekat garis horizon.


    Skill 11
    Membuat Simpul Bowline


    Simpul ini bisa juga disebut sebagai simpul bendera atau simpul kambing. Bagi kamu yang belum tahu, simpul ini berguna banget untuk mengikat dan menahan beban. Semakin berat beban yang ditahannya, semakin kencang simpul itu mengikat. Pelajari step-by-step cara menyipul Bowline di sini.

    Skill 12
    Mengirim Sinyal S.O.S.


    Pada suatu waktu, mungkin karena kondisi fisik, satu-satunya harapanmu adalah menunggu pertolongan. Pastikan kamu berada di tempat terbuka seperti padang rumput atau puncak bukit agar kamu mudah dilihat dan dievakuasi. Pilihan pertama membuat sinyal ialah dengan kepulan asap dari api. Harap diingat: ini bukan soal api gede doang, tapi juga gimana caranya asap yang kamu hasilkan bisa mengepul tebal sehingga menarik perhatian pesawat atau kapal yang lewat. Jadi ketika api yang kamu buat udah membara, tumpukkan dedaunan dan rumput yang masih hijau dan lembab di atasnya. Asap akan mengepul tebal. Walaupun hanya bertahan 10-15 detik, itu akan cukup untuk menarik perhatian.


    Pilihan kedua adalah menggunakan sinyal dari cermin. Bahkan refleksi dari cahaya bulan bisa dilihat dari jarak hampir 160 kilometer, lebih jauh jangkauannya daripada senter. Manfaatkan benda apapun yang bisa memantulkan cahaya seperti spion atau layar ponsel. Kuncinya ialah mengarahkan pantulan cahaya secara tepat, dan ini cukup mudah. Arahkan cermin yang kamu punya ke matahari atau bulan (tidak secara langsung, tapi dimiringkan sedikit) hingga kamu melihat pantulan cahaya di permukaan cermin tersebut. Ketika kamu melihat kapal atau pesawat lewat, bikin salam peace dengan salah satu tangan kamu, dan “letakkan” kapal atau pesawat nan jauh disana itu di antara dua jari damai tadi. Kemudian gerakin pemantul cahaya maju dan mundur dibelakang salam peace kamu.


    Beberapa skill di atas membutuhkan latihan dan kekuatan memori otak. Gak ada salahnya kamu pelajari dulu di rumah, lalu ajak seorang teman untuk bertualang ke hutan atau gunung sekaligus kalian latihan. Praktekin semua skill yang kamu tahu. Jangan lupa kasih info ke mana kalian bertualang kepada keluarga, teman, dan petugas setempat, ya.


    Selasa, 05 Januari 2016

    K2 Sang Pegunungan Maut


    "Mount Everest is the world's highest mountain, almost any idiot, willing to spend enough money, can climb Everest. But to climbers K2 is the real trophy." 
    -Mr. Ybarra is the Journal's extreme-sports correspondent-

    Sang Maut

    Pasti kita sudah pada tahu kalau gunung tertinggi di dunia adalah Gunung Everest di pergunungan Himalaya. Namun banyak yang tak menyangka bahwa Gunung paling menantang dan paling didambakan untuk "ditaklukan" bukanlah Gunung Everest. Ia adalah K2 Mountain Atau Gunung K2. Ya K2, Gunung Termaut di dunia.
    K2, Karakoram Pakistan


    K2 menempati urutan ke-2 gunung tertinggi di dunia. Terletak di bagian Karakoram dari Himalaya antara Pakistan dan Republik Rakyat Cina; merupakan pegunungan nasional di Pakistan. Tinggi pegunugan ini mencapai 8,611 meter.


    Dalam urusan jumlah "membunuh" memang ia juga berada pada urutan ke-2 sebagai gunung paling pembunuh. Namun bukan berarti ia kalah "sangar" dari Gunung Annapurna yang berdiri sebagai gunung pembunuh terbanyak. Ini semata-mata karena tidak banyak org yang berani menaklukannya. Selain memiliki puncak tersulit didaki, cuaca di gunung ini pun tergolong paling extreem. Badai bisa terjadi kapan saja bahkan dalam jangka waktu ber-hari2 lamanya. Hanya sedikit orang yang berhasil menaklukannya, namun dari setiap 4 orang yang berhasil menggapai puncaknya, 1 org menyerahkan nyawanya. Tercatat hanya ada 302 orang yang berhasil menggapai puncaknya, sekitar 80 orang hilang/meninggal dan ratusan lainnya tidak pernah bisa menjejakkan kakinya di atas puncak Sang Pembunuh. Tidak seperti gunung lainnya, Karena "Kemautannya" pula Gunung ini tidak pernah didaki pada musim dingin.



    Penyendiri



    K2 adalah tantangan serius. Untuk pemula, K2 sangat mencolok. Tidak seperti Everest yang terletak di "Kerimbunan Puncak Lainnya", K2 menjulang gagah seorang diri. Gunung ini bagai Piramid megah yang terdiri dari karang dan es dengan arsitektur tebing, bongkahan, lembah dan retakan Seracs (es yang mudah pecah) dan Glacier menganggantung yg tidak stabil. Seracs mudah pecah tiba-tiba dan tanpa peringatan mengakibatkan longsor es yang dahsyat.

    Mount Everest 

    Savage Mountain K2

    Bahaya lainnya: K2 terletak jauh ke utara di banding Everest sehingga jauh lebih dingin dengan probabilitas tinggi untuk cuaca extremenya

    NAMA


    Sketsa Thomas Montgomerie

    Nama K2 diambil dari perjalanan Thomas Montgomerie ketika melakukan survey ketinggian puncak-puncak pegunungan Himalaya khususnya di daerah Karakoram. Ia membuat sketsa puncak yang paling menonjol yaitu K1 dan K2

    K2 juga memiliki berbagai nama lokal, dan salah satunya di usulkan untuk menamainya Gunung Godwin Austen untuk menghormati Henry Godwin-Austen, org yg pertama kali menjelajahi area K2. Namun seiring waktu banyak yang menolak karena gunung ini di anggap bukan "kawasan manusia" maka tidak ada nama manusia yang pantas disematkan pada gunung ini. "K2 is God's Territory".

    Mountaineering

    Pendakian

    Mendaki gunung khususnya gunung salju bisa jadi adalah kegiatan "gila". Seorang pendaki gunung akan mengalami berbagai macam rintangan. Begitu pun yang dialami oleh Oscar Eckenstein and Aleister Crowley pada pendakian K2 pada tahun 1902. Mereka mengalami kelelahan fisik, serangan mental dan badai yang dahsyat. Tanpa bantuan peralatan modern mereka membutuhkan waktu 14 hari hanya untuk sampai di kaki Gunung K2, dan harus bertahan selama 68 hari pada ketinggian 6 ribu meter. Pendakian ini adalah pendakian pertama K2 setelah Perjalanan survey Montgomery.

    K2 from the east, photographed during the 1909 expedition

    Ekpedisi K2 berikutnya dilakukan pada tahun 1909 yang dipimpin oleh Luigi Amedeo, Duke Of the Abruzzi yang berhasil mencapai ketinggian 6.250 meter melalui jalur South East Jalur yang ditempuh ini, menjadi jalur standart pendakian K2 yg dinamai Abruzzi Spur (atau Abruzzi Ridge). Namun karena kesulitan dan kurangnya tempat pijakan jalur ini jarang dipakai lagi. Setelah berusaha dan selalu gagal menemukan jalur kepuncak, The Duke berkata bahwa K2 tidak akan pernah bisa didaki. Team kemudian mengalihkan tujuan ke Puncak Gunung Chogolisa sebelum pulang karena dihantam badai.

    Prince Luigi Amedeo, Duke of the Abruzzi

    Pendakian selanjutnya selalu dihantam kegagalan dan kematian. Seperti Team Dudley Wolfe, Pasang Kikuli, Pasang Kitar dan Pintso yang hilang di ketinggian K2. Juga Art Gilkey yang merelakan nyawanya agar tidak menjadi beban bagi kawan2nya ketika tersapu badai dan longsor yang hebat. Pengorbanan dan keberanian Gilkey menjadikan ia sebagai icon pendakian.


    Kesuksesan



    Team pendaki asal Italia akhirnya sukses mencapai puncak K2 melalui jalur Abruzzi Spur pada tanggal 21 July 1954. Ekpedisi dipimpin oleh Ardito Desio, namun yang berhasil ke puncak ialah 2 pendaki yaitu Lino Lacedelli dan Achille Companoni. Anggota team lainnya yaitu Kolonel Muhammad Ata-ullah orang Pakistan yang juga menemani team ekpedisi Amerika pada tahun 1953. Kesuksesan ini merupakan jasa besar Walter Bonatti dan Porter Pakistan yg bernama Amir Mehdi. 



    Selain kesuksesan, kisah ini juga melahirkan kontroversi. Keganasan K2, memunculkan keserakahan dan keegoisan yang pada diri seseorang. Bonatti dan Amir Mehdi terpaksa melakukan Bivouac (Tidur tanpa tenda) pada ketinggian terbuka setelah Lacedelli dan Compagnoni memindahkan tenda ketempat yang lebih tinggi dari tempat yg sudah dijanjikan. Padahal saat itu Bonatti dan Amir Mehdi membawakan Tabung oksigen untuk Lacedelli dan Compagnoni hingga ketinggian 8.100 m. Mereka tidak dapat menemukan tenda yang telah dipindahkan dan terpaksa melakukan Bivouac ditempat ekstreem tersebut. Akibatnya Amir Mehdi harus rela kehilangan (terpotong) kedua kakinya akibat Frosty bite. Compagnoni beralasan melakukan hal tersebut karena khawatir Bonatti akan mengambil alih tabung dan masker oksigen untuk dirinya sendiri dan menaklukan K2. Belakangan diketahui bahwa Bonatti memang ingin mengapai puncak K2, namun hanya dengan menggunakan oksigen dari botol dan bukan menggunakan tabung. Untuk mengejar ambisinya tersebut Bonatti juga meninggalkan Amir Mehdi yang menderita Frosy Bite saat melakukan Bivouac.



    Bivouac


    Menyusul Tim Italia, Seorang warna negara jepang pun tidak mau kalah. Ichiro Yoshizawa merupakan orang kedua yang berhasil mendaki K2 setelah membawa sedikitnya 1500 Porter pada tahun 1977. Diikuti pada tahun 1978 oleh tim Amerika. Pendakian ini juga mencatatkan rekor sebagai Bivouac tertinggi yang pernah dilakukan. Pencapaian puncak juga dicatatkan oleh tim pendaki asal Jepang lainnya. Namun sayang salah satu pendakinya yaitu Yukihiro Yanagisawa jatuh dan meninggal sehari sebelum 4 org kawannya berhasil mencapai puncak.

    Tim K2 "Disaster" 2008

    Hingga bulan July 2010, tercatat hanya 302 orang yang berhasil menyelesaikan pendakian K2, sangat sedikit jika dibandingkan dengan 2.700-an org yg telah mencapai Everest. Setidaknya 80 orang telah meninggal dalam percobaan pendakian. Terakhir pada tanggal 1 Agustus 2008, sekelompok pendaki hilang setelah tertimpa longsor es. Longsor ini terjadi sesaat ketika beberapa org berhasil mencapai bagian puncak K2. Longsor menghantam kelompok yg tepat berada dibawah puncak. 4 Orang berhasil diselamatkan namun 11 orang lainnya dinyatakan tewas. Graham Bowley menuliskan buku yang berjudul No Way Down: Life and Death on K2. Kisah ini tentang perjalanan tim pendaki 2008. Ia menuliskan bahwa tidak ada "jalan pulang" bagi mereka yang mendaki K2.


    No Way Down: Life and Death on K2


    One Mountain Thousand Summits

    K2 Bottleneck Ice Wall

    Last Climber Rescued Following K2 Disaster 

    Pendaki Dari Asia

    Kita patut berbangga, walau rintangan menerjang dan tidak sembarang orang bisa bertahan di ganasnya sang gunung, 4 tahun silam terdapat satu orang Asia Tenggara yang berhasil menaklukan K2 pada 31 Juli 2012. Dia adalah Khoo Swee Chiow. Orang yang berkebangsaan Singapore ini juga berhasil menaklukan 7 Summit termasuk South dan North Pole. Chiow menaklukan Mount K2 selama kurang lebih 32 hari dibawah suhu nol derajat.

    Khoo Swee Chiow

    A climber perched on the hair-raising traverse, en route to the summit of K2.


    Khoo Swee Chiow Top of The Savage Mountain



    Wee Leng


    Bahkan bukan cuma Khoo Swee Chiow. Bahkan, istrinya Wee Leng pun wanita yang luar biasa



    Wee Leng


    Wee Leng sang Istri adalah wanita Singapura pertama yang berhasil menaklukan Aconcagua (6962 m), Gunung tertinggi di Amerika Selatan. Untuk ukuran kesulitan, Aconcagua juga termasuk gunung yang paling sulit untuk ditaklukan. Terutama jalur South Face yang juga merupakan tantangan buat para pendaki.

    Jalur Pendakian

    Jalur Pendakian K-2

    K2 memiliki beberapa jalur pendakian dan Kesulitan tersendiri pada masing-masing jalurnya.

    Berikut ini Rute2 menuju puncak K2 dan Statistiknya:


    Bisa dilihat dari statistik diatas, bahwa jalur East Face dan North East Face belum pernah ada yg menaklukan. Perhatikan juga jumlah summitnya = 0. Ini artinya dari bawah sampe Puncak ga akan ada puncak-puncak kecil yg bisa dipakai buat berlindung atau istirahat dengan aman. Istilahnya kalau terjatuh, maka pulang tinggal nama. Ga ada yg nahan-nahan dan ga akan nabrak bebatuan, karena akan langsung terbang sampai bawah. Begitu pula kalau ada yg es longsor, bisa langsung terapu. Analogi runtuhnya balok-balok es itu bagaikan tebing bangunan yang roboh.

    Rintangan K-2
    Abruzzi Spur

    Bottleneck

    Seracs

    "Friendly Weather"

    Sekian informasi terkait dengan gunung K2 yang memiliki karakter gunung tersangar selain Everest. K2 tidak termasuk 7 Summit, karena Ia masih satu daerah dengan Everest.

    Struktural

    Sistem kepengurusan kami


    Hubungi Kami

    Mari Jalin Silaturahmi dengan Kami


    Alamat

    Komplek Griya Mahasiswa, Tromol Pos 1.

    No. Telp

    0857 xxxx xxxx

    Website

    www.hizbulwathan-ums.blogspot.com