• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

Tentang Kami

Tak Kenal Maka Tak Sayang


Tentang Kami

Hizbul Wathan Kafilah Penuntun merupakan salah satu tingkat gerakan kepanduan di ranah mahasiswa yang beranggotakan mahasiswa dan alumnusnya. Bergerak untuk membantu pengkaderan persyarikatan Muhammadiyah melalui kegiatan-kegiatan kepanduan yang mengikuti perkembangan zaman.

Hizbul Wathan Kafilah Penuntun memiliki nama pangkalan yang di ambil dari salah satu tokoh berpengaruh di Muhammadiyah, tokoh yang memberikan inspirasi dalam kehidupan yaitu Moh. Djazman, rektor pertama di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Logo Kafilah

Deepak Bhagya

Personal info

Kafilah Penuntun Moh. Djazman

Komplek Griya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Birthday: 10 Januari 2007
Phone number: 0857 2552 3459 (Ketua Kafilah)
Website: hizbulwathan-ums.blogspot.com
E-mail: kafilahpenuntun.ums@gmail.com

Sejarah

Tapak Tilas Kami


  • 2005

    Keresahan Ayunda Farida

    Sejarah berdirinya Pandu Penuntun Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta berawal dari kegelisahan Ayunda Farida Ratna Kusuma yang kala itu merupakan mahasiswi baru di Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun angkatan 2005, yang dahulunya merupakan alumni dari SMA Muhammadiyah 1 Surakarta.

    Ayunda Farida berusaha mencari informasi tentang Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada event MASTA IMM. Namun selama kegiatan MASTA yang notabene merupakan kegiatan pengkaderan milik salah satu ortom Muhammadiyah yaitu IMM, tidak di ketemukan juga informasi tentang Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    Setelah MASTA selesai, dilanjut dengan kegiatan ospek maru Universitas Muhammadiyah Surakarta yang disebut PPA. Sewaktu PPA, dia masih juga mencari informasi tentang Hizbul Wathan. Pada saat sosialisasi UKM U pun tidak ada Hizbul Wathan, yang ada hanyalah Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan (Pramuka di Universitas Muhammadiyah Surakarta).

  • 2007

    Ayunda Farida Perekrutan Anggota

    Di tahun 2007 Ayunda Farida bangkit kembali untuk mencoba mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kemudian mencari anggota untuk ikut dalam Hizbul Wathan. Mencari anggota akhirnya mendapatkan empat anggota, mereka adalah Mufida, Nova, Sarbini dan Syu’aib.

    Setelah mendapatkan anggota dia mencoba mengumpulkan mereka untuk memikirkan nasib Hizbul Wathan ke depan mau seperti apa. Tetapi hal ini hanya bertahan untuk dua kali pertemuan saja, untuk pertemuan selanjutnya mereka tidak bisa dihubungi karena kesibukan masing-masing. Setelah ke empat anggotanya menghilang, Ayunda Farida mencari anggota yang baru lagi. Tetapi tidak mendapatkan anggota dan vakum lagi.

  • 2009

    Tragedi Meja Hijau, Hizbul Wathan dan Ar Rosail

    Awal tahun ajaran 2009-2010 mendirikan stand Hizbul Wathan pada acara PPA, yang membuka dan sosialisasi hanyalah Ayunda Farida sendiri pada acara itu. Dari kegiatan itu mendapatkan satu pendaftar yaitu Afif Arundian R. Setelah kegiatan PPA, Ayunda Farida main ke kantor dan berinisiatif membuat tulisan Hizbul Wathan untuk dipasang dipintu supaya orang-orang tahu kalau itu adalah kantor Hizbul Wathan.

    Pertama kali saat menempelkan tulisan Hizbul Wathan di pintu sempat lepas, mungkin dikarenakan lepas lemnya karena hanya sterofom. Setelah membuat tulisan lagi yang ke dua kali dan langsung menempelkannya dipintu, Ayunda Farida duduk-duduk di Griya Mahasiswa untuk istirahat sejenak. Berapa saat dari istirahatnya ada orang yang lari dari arah timur ke barat dan tiba-tiba merobek tulisan Hizbul Wathan.

    Melihat itu Ayunda Farida tidak bisa tinggal diam dan langsung lari mendekati orang itu dan bertanya ”Kenapa kamu melepas tulisan itu! Hizbul Wathan itu termasuk salah satu Ortom Muhammadiyah sama dengan IMM”, jawab dia ”Ini masih milik Ar-Rasail!”. Farida menjawab ”Saya tidak terima dengan perbuatanmu, saya ada suratnya dari Wakil Rektor III untuk tempat ini!”, dan ia pun menjawab ”Ok saya akan membawa perkara ini kemeja hijau”. Dengan rasa sakit hati yang dalam, Ayunda Farida pun tidak mau kalah karena dia benar dan sudah mendapatkan surat resmi

    Dari kejadian pelepasan nama Hizbul Wathan itu Ayunda Farida SMS Rudi. Kemudian Rudi pun mengajak untuk menyelesaikan permasalahan itu di BEM U. Akhirnya ada sidang dari BEM U yang dihadiri oleh Ayunda Farida, Rudi, orang yang melepas, dan BEM U. Dari sidang itu dimenangkan oleh Hizbul Wathan yang sudah jelas mendapatkan surat resmi dari Wakil Rektor III. Orang yang melepas yang dulunya juga aktifis Ar-Rasail itu pun akhirnya mengalah.

    • 2010

      Pengesahan SK Oleh Rektorat

      Pada tahun 2010, setelah lamanya perjuangan mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, untuk pertama kalinya disahkan dengan adanya SK Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Nomor 034/I/2010 tentang Pengangkatan Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta periode tahun 2010-2011.

    • 2005-2006

      Proses Tabayun Kepada Petinggi Universitas

      Karena tidak mendapatkan informasi tentang Hizbul Wathan, Ayunda Farida mengikuti organisasi IMM Komisariat FKIP dan HMP PBSID dengan tujuan siapa tahu dengan ikut organisasi tersebut bisa mendapatkan informasi tentang Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta ini. Akan tetapi dari tahun 2005-2006, Ia tetap tidak mendapatkan informasi apapun tentang Hizbul Wathan.

      Melihat kenyataan yang demikian itu maka Ayunda Farida berusaha menghadap ke para Petinggi Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mempertanyakan sekaligus mempermasalahkan hal ini.

      “Hizbul Wathan adalah salah satu ortom Muhammadiyah tapi mengapa di Universitas Muhammadiyah Surakarta tidak ada. Padahal pramuka disini ada”, ungkap Ayunda Farida pada pihak petinggi Universitas.

    • 2008

      Secercah Harapan Ayunda Farida

      Dipertengahan tahun 2008 dalam kevakumananya pada saat itu, Ayunda Farida tidak hanya tinggal diam begitu saja. Ia tetap mencari upaya untuk mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Setelah mencoba lagi untuk mendirikan Hizbul Wathan, dalam pencarian anggota itu dia mendapatkan lima anggota, tiga diantaranya anggota yang lama kembali lagi dan dua anggota yang baru. Mereka adalah Mufida, Nova, Sarbini, Nurul, dan. . . . . . . . . (“saya lupa namanya”, kata Ayunda Farida).

      Di akhir tahun 2008, pada saat itu Ayunda Farida membaca “Koran Info” yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam Koran Info itu ada berita yang memuat tentang adanya pelantikan Qabilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta oleh Kwarwil Hizbul Wathan Jawa tengah, yakni Hizbul Wathan yang beranggotakan para dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    • September, 2009

      Pencetusan Nama Pangkalan, Moh. Djazman

      Di bulan September tahun 2009 ada dua mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk menjadi anggota Hizbul Wathan mereka adalah Rahmadi dan Didik. Di bulan itu Hizbul Wathan mengadakan kegiatan pertama kalinya yakni buka puasa bersama. Dari kegiatan itu, akhirnya setelah hari raya banyak mahasiswa yang mendaftarkan diri. Mereka adalah kader-kader dari Muhammadiyah yang ingin menghidupkan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

      Setelah mendapatkan anggota lagi, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta berkesempatan mengadakan kegiatan ToT di SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Setelah kegiatan itu, tidak lama kemudian mengadakan kegiatan Up Grading di kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta sekaligus membentuk kepengurusan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan dari kegiatan itulah dicetuskannya nama Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta. Nama ”kafilah” diambil sebagai rumpun Hizbul Wathan di tingkat Penuntun.

    • 2011-Sekarang

      Pencetusan Nama Pangkalan, Moh. Djazman

      Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta merupakan Pandu Penuntun Hizbul Wathan Perguruan Tinggi Muhammadiyah kedua yang berdiri setelah Hizbul Wathan Unismuh Makassar.

      Sejak awal perintisan pada tahun 2005 dan akhirnya pembentukan pengurus pertama pada 2008, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta mulai berkibar. Selama perjalanan yang penuh dengan tantangan dan cobaan, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta dari bayi baru lahir berkembang pesat hingga menjadi remaja hiperaktif. Hal ini tidak serta merta berkembang tanpa pedoman atau aturan. Dengan berbagai macam pengalaman selama beberapa tahun, muncullah beberapa gagasan yang akhirnya dibakukan seperti adanya Dewan Kafilah Penuntun, Sistem Pengkaderan Pandu Penuntun, Diktat Diklat, dan sebagainya.

      Berbagai manuver dilakukan mulai tahun 2013 untuk meresmikan sistem pengkaderan baku bagi Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sehingga setiap tahun selalu diadakan pengkaderan formal sebagai syarat legalitas calon anggota menjadi anggota Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta.

      Setiap angkatan diklat akan mempunyai nama angkatan, yaitu: Perintis (2005), Penggiat (2007), Berdikari (2008), Bangkit Pandu (2009), Pelopor I (2010), Pelopor II (2011), Wayang (2012), Karang (2013), Kujang (2014).

      Setiap angkatan diberi nama sesuai dengan representasi keadaan yang dialami. Mulai memasuki fase peneguhan dengan adanya Diklat Anggota, nama angkatan mempunyai makna filosofis.

    Kemampuan kami & inikah kami

    99%
    Kepanduan
    100%
    Ortom Muhammadiyah
    100%
    Dakwah
    91%
    Leader & Team work
    86%
    Organisasi
    64%
    Unit Kegiatan Mahasiswa

    Kabar Terkini

    apa yang kami tau, kami bagikan kepada anda


    Minggu, 05 Juni 2016

    Game Panjat Tebing yang Menantang

    Panjat tebing saat ini mulai banyak digemari oleh kaula muda, terkhususnya mereka yang menggeluti dunia pecinta kealaman. Panjat tebing merupakan sebuah bentuk olah raga yang lebih menekankan aspek kekuatan cengkraman tangan dan analisis medan, kefokusan dan ketenangan sanagat dibutuhkan dalam jenis olah raga ekstrem ini. Tak heran bila olah raga ini kadang memakan korban bagi mereka yang ceroboh dalam bertindak.

    Penggila panjat tebing mulai membludak setiap tahunnya, sehingga terdapat beberapa instansi di luar negri yang mengadakan lomba panjat tebing melalui medan semi tebing. Bisa kita temukan acara lomba-lomba tersebut di youtube, salah satunya dapat dilihat video ini



    Untuk membuat kaula muda semakin mencintai olah raga ektrem ini, ada seorang pemuda yang membuat sebuah game dalam olah raga panjat tebing. Dengan modal pengalamannya membuat program di waktu bayanya, pemuda ini membuat sebuah permainan panjat tebing dengan model high score timing. Dalam permainan ini seseorang pemanjat dapat menaiki batu-batu tebing dan memencet beberapa tombol yang tersambung dengan sistem, siapa yang mampu menyelesaikan pemencetan tombol, maka misi selesai dan timing permainan akan tercatat secara langsung di layar.



    Jumat, 27 Mei 2016

    7 Pemanfaatan Sampah Dapur

    Setiap kita memasak sesuatu, sering kali kita tidak memperhatikan ada beberapa sampah yang ternyata masih sangat berguna untuk didaur ulang ataupun dimanfaatkan untuk sesuatu yang lain. Karena hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan alam dan kurangnya mengkonsumsi informasi bermanfaatdidalam dunia maya.
    Ada beberapa sayur-sayuran dan makanan yang mana hasil sisa olahan yang tak terpakai dapat di gunakan seperti penyubur tanaman, penambah bumbu penyedap ataupun sebagai penghemat uang. Apa saja “sampah” tersebut… cek it now!

          1.      Pangkal (Bonggol) Sawi atau Selada
    Pernah makan sawi? Sawi sangat enak di buar sayur ataupun lalapan, terlebih daunnya yang kliwir-kliwir itu selalu membuat para pecinta sayur sawi menelan ludah berkali-kali. Ketika sawi dibuar sayur, maka jangan terburu-buru untuk membuang sisa pangkalnya, mengapa? Karena sisanya tersebut dapat ditumbuhkan kembali, sehingga jika suatu saat ingin memasak sayur sawi lagi, maka tidak perlu repot-repot membeli sawi di pasar, tinggal petik di kebun dan uang pun bisa dialokasikan ke hal-hal yang lain. Selain sawi, selada juga bisa di manfaatkan seperti itu juga.
    Bagaimana caranya? Cukup mudah mengolahnya.

    Yang pertama, sediakan gelas/mangkok/toples berisi air, lalu masukkan pangkal (bonggol) sawi atau selada ke dalamnya.
    Yang kedua, pasang penyanggah menggunakan lidi/tusuk gigi di atasnya pada 2 atau 4 sisi agar sawi atau lada tidak tenggelam dan mudah busuk.
    Yang ketiga, tempatkan ditempat yang terang dan mendapat sinar matahari yang cukup.
    Yang keempat. Dokumentasikan setiap perkembangannya dan rajinlah mengganti air.
    Dalam rentang waktu 2-4 minggu, sawi dapat dipanen kembali, tapi kalo mau lebih cepat panennya, setelah 2 minggu didalam gelas, pindahkan ke media tanah dan tunggu hasilnya.

           2.      Cangkang Telur
    Telur merupakan makanan yang mengandung gizi dan karbonhidrat yang banyak, namun siapa sangka bahwa cangkang telur mengandung kalsium yang mampu menyuburkan tanah. Mirisnya, karena bau amis yang ditimbulkannya, sering kali kita langsung membuang cangkangnya begitu saja. Jika mau berinisiatif lebih, kumpulkan semua cangkang telur yang ada, lalu ditumbuk dan disebarkan di tanah yang akan digunakan sebagai bahan tanam, maka dengan hal itu tanah tersebut akan subur disebabkan nutrisi yang diberikan oleh cangkang telur tersebut.

    Lumayan menghemat dana untuk membeli pupuk urea di toko tanaman…

           3.      Kulit Bawang Merah dan Putih
    Bawang merah dan bawang putih merupakan bumbu wajib setiap masakan dapur sederhana. Mau bikin nasi goreng, sayur bening, sop, ataupun sambal goreng pasti pakai bawang merah dan bawang putih.
    Setiap penggunaan bawang merah dan putih, seringkali kita membuang kulitnya karena menurut kita itu hanyalah sampah, tapi yang perlu diketahui bahwa kulitnya itu mengandung mineral dan vitamin, jadi jangan sekali-kali dibuang begitu saja. Dan satu lagi fakta yang perlu diketahui, di dalam kulit bawang merah masih terkandung senyawa quercetin yang bisa mencegah penyumbatan darah dan menurunkan gula darah. Sedangkan dalam kulit bawang putih mengandung anti bakteri.

    Maka dari itu, manfaatkan sebaik mungkin, karena mereka mampu menambah cita rasa masakan menjadi lebih sedap.

           4.      Daun Bawang
    Sebelumnya kita sudah bahas cara menumbuhkan sawi dan selada yang sudah tinggal pangkalnya (bonggol). Selain sawi dan selada, daun bawang juga bisa tumbuh dengan cara yang sama dan lebih cepat pertumbuhannya. Dengan menunggu beberapa hari saja, air akan terserap dan daun bawang akan tumbuh lagi. Setelah 8 hari berlalu, daun bawang pun dapat dipanen dan uang belanjapun menjadi hemat.


           5.      Ampas Kopi dan Teh
    kamu punya kulkas di rumah? Apa kulkasmu memiliki bau yang tak sedap karena banyaknya makanan yang entah sudah berapa lama tersimpan disana. Tenang, jika kamu habis minum kopi ataupun teh, ampasnya jangan dibuang, tapi dikumpulkan di dalam kertas ataupun plastik yang diberikan lubang-lubang kecil lalu letakkanlah di sudut kulkas.

    Dengan hal ini, bau tak sedap didalam kulkasmu akan teratasi lebih mudah

           6.      Pangkal Wortel
    Sebagai sumber vitamin A, wortel memang jadi idola. Namun, biasanya kamu akan menanggalkan bagian pangkal karena terlalu keras. Jangan dulu dibuang, menanamnya kembali justru lebih menguntungkan. Caranya mudah kok. Cukup masukkan potongan pangkal wortel ke dalam piring yang berisi air. Lalu tunggu beberapa hari hingga tumbuh daun. Setelah daun tumbuh agak tinggi, pindahkanlah ke media tanah. Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan wortel secara gratis.

    Volume sampah di negeri ini sudah terlalu meninggi, jadi gak ada salahnya kita mulai mengurangi. Tak melulu harus berhenti mengkonsumsi, dengan daur ulang atau memanfaatkannya lagi justru lebih bijak lagi. Dan 7 metode ini bisa kamu ikuti.

          7.      Daun Nanas
    Kesegaran nanas memang tak bisa disangsikan. Saat sudah dimakan, pasti kamu akan membuang mahkota yang berduri di atasnya. Sebelum membuangnya, gak ada salahnya kamu coba tanam kembali. Caranya sangat mudah terapkan kok. Cukup potong mahkota dengan pisau, lalu celupkan pada gelas yang berisi air. Jika mulai muncul akar dibagian pangkal, pindahkan pada pot yang berisi tanah. Dengan begitu, nanas baru akan tumbuh lagi. Kamu tak perlu membeli nanas lagi.

    selamat mencoba dan share ke teman-temanmu, semoga bermanfaat.

    .


    Sabtu, 13 Februari 2016

    10 Hasil Karya Menakjubkan Gunung Berapi

    Gunung api tampaknya tidak melulu membawa dampak buruk bagi kehidupan manusia. Meskipun lava yang keluar dari perut Bumi itu dapat menghanguskan apa saja yang dilalui, namun beberapa peristiwa tersebut dapat membuat bentang alam terlihat indah dan unik.

    Hasil karya yang tercipta dari peristiwa gunung api tersebut tersebar di beberapa belahan dunia, Tak terkecuali di Indonesia yang notabene memang memiliki sejumlah gunung api yang aktif. Apa saja hasil karya yang diciptakan dari hasil letusan gunung api? Berikut 10 hasil karya menakjubkan yang akibat gunung api sebagaimana dilansir BBC, Selasa (7/4/2015).

    1. Api Biru Belerang

    Sebagai negara yang memiliki banyak gunung api aktif, Indonesia memiliki berbagai bentang alam hasil dari peristiwa gunung api, salah satu contohnya api biru dalam di belerang. Kawah Ijen, gunung api di Jawa Timur, Indonesia ini berdiri 2.600 meter dan di atasnya terdapat kaldera besar serta danau asam sulfat sedalam 200 meter. Ketika tumpahan lava menuruni lereng itu bertautan dengan gas belerang bersuhu tinggi, dan setelah itu gas-gas tersebut bersinggungan dengan oksigen di udara, maka menghasilkan api biru yang terang. Api biru ini memberikan ilusi bahwa lava berwarna biru menuruni gunung.
    015).

    2. Basalt Columns


    Ini mungkin terdengar gila bahwa peristiwa mengerikan gunung api dapat menghasilkan fitur teratur seperti Basalt Columns. Hal ini terjadi ketika magma mulai dingin dan berkontrasi serta retak. Retakan diawali di permukaan pendinginan aliran lava dan kemudian merambat ke magma untuk membentuk tumpukan lempeng dan tiang-tiang. Columns sendiri biasanya berdiri tegak lurus terhadap permukaan pendinginan.



    3. Love Valley 


     Jutaan tahun lalu, letusan gunung api meninggalkan lapisan tebal mengeras dan abu vulkanik berpori dekat Goreme, Turki. Seiring dengan waktu, angin dan hujan mengikis lapisan ini ke dalam jaringan ngarai (canyons) dan column, sehingga menghasilkan patung dan formasi kerucut seperti cerobong asap dan kerena beberapa batuan terlihat seperti kelamin manusia, peristiwa alam tersebut dikenal dengan nama Love Valley.


    4. Saluran Lava (Lava Tubes)





    Lava tubes merupakan terowongan lava yang mengeras hasil bentukan letusan gunung api. Lava tubes ini dapat ditemui di Dangcheomuldonggul, Republik Korea.





    5. Bantal Lava



    Bantal lava merupakan benjolan bulat lava yang menyerupai ukuran bantal tetapi juga ukurannya dapat mencapai tempat tidur kecil. Ketika lava panas masuk ke dalam lapisan luar air mengeras dengan cepat untuk membentuk kulit kaca yang mengelilingi sisa lelehan lava panas.






    6. Bidang Hidrotermal




    Gunung api Dallol dan bidang hidrotermal yang berlokasi di daerah terpencil North East Ethiopia terdapat pemandangan spektakuler, di mana banyak endapan garam berwarna seperti putih, pink, merah, kuning, hijau, abu-abu dan hitam, serta air panas, dan miniatur geyser berada di kawah api ini.






    7. Bom Vulkanik

    Ketika gunung api meletus, Bom Vulkanik dapat menyemburkan gumpalan besar lava dingin saat terbang menjadi padat atau batu semi padat sebelum mencapai tanah. Inilah ‘Bom vulkanik’ yang dibentuk saat terbang dan akibatnya mendapat bentuk yang aerodinamis. Saat disemburkan, bom vulkanik itu dapat terpental jauh dan kemudian saat menyentuh tanah dan dapat menggulung dengan kecepatan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.



    8. Sungai Api


    Ketika gunung api meletus, lava merembes dari ventilasi dan celah. Meskipun dapat menghancurkan dan menghanguskan segala sesuatu yang dilaluinya, lava ini sebenarnya berjalan lambat, sehingga terlihat seperti sungai api yang mengalir.
    dan akibatnya mendapat bentuk yang aerodinamis. Saat disemburkan, bom vulkanik itu dapat terpental jauh dan kemudian saat menyentuh tanah dan dapat menggulung dengan kecepatan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.

    9. Kalderas

    Kalderas ini terbentuk dari letusan eksplosif atau runtuhnya batuan ke dalam dapur magma yang kosong. Sekira 7.700 tahun lalu, Gunung Mazama di Oregano meletus dan menuangkan lelehan dan batu semi cair ke atmosfer dan akibatnya mendapat bentuk yang aerodinamis. Saat disemburkan, bom vulkanik itu dapat terpental jauh dan kemudian saat menyentuh tanah dan dapat menggulung dengan kecepatan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.



    10. Rafts of Pumice

    Ketika gunung api besar bawah laut meletus, lava dingin dengan cepat untuk menjebak gelembung gas di batu, sehingga membentuk batu apung yang sangat vesicular atau mengapung di atas air. Ketika gunung api Havre Seamount meletus pada 2012, hal itu membentuk rakit apung (rafts of pumice) mencakup lebih dari 400 kilometer persegi air, di mana para ilmuwan menemukannya di kepulauan Kermadec, Selandia Baru.
    patan tinggi. Proyektil (peluru) ini dikenal sebagai bom meriam.

    Struktural

    Sistem kepengurusan kami


    Hubungi Kami

    Mari Jalin Silaturahmi dengan Kami


    Alamat

    Komplek Griya Mahasiswa, Tromol Pos 1.

    No. Telp

    0857 xxxx xxxx

    Website

    www.hizbulwathan-ums.blogspot.com