• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

Tentang Kami

Tak Kenal Maka Tak Sayang


Tentang Kami

Hizbul Wathan Kafilah Penuntun merupakan salah satu tingkat gerakan kepanduan di ranah mahasiswa, beranggotakan mahasiswa dan alumnusnya. Bergerak untuk membantu pengkaderan persyarikatan Muhammadiyah melalui kegiatan-kegiatan kepanduan yang mengikuti perkembangan zaman.

Hizbul Wathan Kafilah Penuntun memiliki nama pangkalan yang di ambil dari salah satu tokoh berpengaruh di Muhammadiyah, tokoh yang memberikan inspirasi dalam kehidupan yaitu Moh. Djazman, rektor pertama di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Logo Kafilah

Deepak Bhagya

Personal info

Kafilah Penuntun Moh. Djazman

Komplek Griya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Birthday: 10 Januari 2007
Phone number: 0857 2552 3459 (Ketua Kafilah)
Website: hizbulwathan-ums.blogspot.com
E-mail: hwpusat.ums@gmail.com

Sejarah

Tapak Tilas Kami


  • 2010

    Pengesahan SK Oleh Rektorat

    Pada tahun 2010, setelah lamanya perjuangan mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, untuk pertama kalinya disahkan dengan adanya SK Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Nomor 034/I/2010 tentang Pengangkatan Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta periode tahun 2010-2011.

  • 2009

    Tragedi Meja Hijau, Hizbul Wathan dan Ar Rosail

    Awal tahun ajaran 2009-2010 mendirikan stand Hizbul Wathan pada acara PPA, yang membuka dan sosialisasi hanyalah Ayunda Farida sendiri pada acara itu. Dari kegiatan itu mendapatkan satu pendaftar yaitu Afif Arundian R. Setelah kegiatan PPA, Ayunda Farida main ke kantor dan berinisiatif membuat tulisan Hizbul Wathan untuk dipasang dipintu supaya orang-orang tahu kalau itu adalah kantor Hizbul Wathan.

    Pertama kali saat menempelkan tulisan Hizbul Wathan di pintu sempat lepas, mungkin dikarenakan lepas lemnya karena hanya sterofom. Setelah membuat tulisan lagi yang ke dua kali dan langsung menempelkannya dipintu, Ayunda Farida duduk-duduk di Griya Mahasiswa untuk istirahat sejenak. Berapa saat dari istirahatnya ada orang yang lari dari arah timur ke barat dan tiba-tiba merobek tulisan Hizbul Wathan.

    Melihat itu Ayunda Farida tidak bisa tinggal diam dan langsung lari mendekati orang itu dan bertanya ”Kenapa kamu melepas tulisan itu! Hizbul Wathan itu termasuk salah satu Ortom Muhammadiyah sama dengan IMM”, jawab dia ”Ini masih milik Ar-Rasail!”. Farida menjawab ”Saya tidak terima dengan perbuatanmu, saya ada suratnya dari Wakil Rektor III untuk tempat ini!”, dan ia pun menjawab ”Ok saya akan membawa perkara ini kemeja hijau”. Dengan rasa sakit hati yang dalam, Ayunda Farida pun tidak mau kalah karena dia benar dan sudah mendapatkan surat resmi

    Dari kejadian pelepasan nama Hizbul Wathan itu Ayunda Farida SMS Rudi. Kemudian Rudi pun mengajak untuk menyelesaikan permasalahan itu di BEM U. Akhirnya ada sidang dari BEM U yang dihadiri oleh Ayunda Farida, Rudi, orang yang melepas, dan BEM U. Dari sidang itu dimenangkan oleh Hizbul Wathan yang sudah jelas mendapatkan surat resmi dari Wakil Rektor III. Orang yang melepas yang dulunya juga aktifis Ar-Rasail itu pun akhirnya mengalah.

  • 2007

    Ayunda Farida Perekrutan Anggota

    Di tahun 2007 Ayunda Farida bangkit kembali untuk mencoba mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kemudian mencari anggota untuk ikut dalam Hizbul Wathan. Mencari anggota akhirnya mendapatkan empat anggota, mereka adalah Mufida, Nova, Sarbini dan Syu’aib.

    Setelah mendapatkan anggota dia mencoba mengumpulkan mereka untuk memikirkan nasib Hizbul Wathan ke depan mau seperti apa. Tetapi hal ini hanya bertahan untuk dua kali pertemuan saja, untuk pertemuan selanjutnya mereka tidak bisa dihubungi karena kesibukan masing-masing. Setelah ke empat anggotanya menghilang, Ayunda Farida mencari anggota yang baru lagi. Tetapi tidak mendapatkan anggota dan vakum lagi.

  • 2005

    Keresahan Ayunda Farida

    Sejarah berdirinya Pandu Penuntun Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta berawal dari kegelisahan Ayunda Farida Ratna Kusuma yang kala itu merupakan mahasiswi baru di Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun angkatan 2005, yang dahulunya merupakan alumni dari SMA Muhammadiyah 1 Surakarta.

    Ayunda Farida berusaha mencari informasi tentang Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada event MASTA IMM. Namun selama kegiatan MASTA yang notabene merupakan kegiatan pengkaderan milik salah satu ortom Muhammadiyah yaitu IMM, tidak di ketemukan juga informasi tentang Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    Setelah MASTA selesai, dilanjut dengan kegiatan ospek maru Universitas Muhammadiyah Surakarta yang disebut PPA. Sewaktu PPA, dia masih juga mencari informasi tentang Hizbul Wathan. Pada saat sosialisasi UKM U pun tidak ada Hizbul Wathan, yang ada hanyalah Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan (Pramuka di Universitas Muhammadiyah Surakarta).

  • 2011-Sekarang

    Pencetusan Nama Pangkalan, Moh. Djazman

    Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta merupakan Pandu Penuntun Hizbul Wathan Perguruan Tinggi Muhammadiyah kedua yang berdiri setelah Hizbul Wathan Unismuh Makassar.

    Sejak awal perintisan pada tahun 2005 dan akhirnya pembentukan pengurus pertama pada 2008, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta mulai berkibar. Selama perjalanan yang penuh dengan tantangan dan cobaan, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta dari bayi baru lahir berkembang pesat hingga menjadi remaja hiperaktif. Hal ini tidak serta merta berkembang tanpa pedoman atau aturan. Dengan berbagai macam pengalaman selama beberapa tahun, muncullah beberapa gagasan yang akhirnya dibakukan seperti adanya Dewan Kafilah Penuntun, Sistem Pengkaderan Pandu Penuntun, Diktat Diklat, dan sebagainya.

    Berbagai manuver dilakukan mulai tahun 2013 untuk meresmikan sistem pengkaderan baku bagi Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sehingga setiap tahun selalu diadakan pengkaderan formal sebagai syarat legalitas calon anggota menjadi anggota Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    Setiap angkatan diklat akan mempunyai nama angkatan, yaitu: Perintis (2005), Penggiat (2007), Berdikari (2008), Bangkit Pandu (2009), Pelopor I (2010), Pelopor II (2011), Wayang (2012), Karang (2013), Kujang (2014).

    Setiap angkatan diberi nama sesuai dengan representasi keadaan yang dialami. Mulai memasuki fase peneguhan dengan adanya Diklat Anggota, nama angkatan mempunyai makna filosofis.

  • September, 2009

    Pencetusan Nama Pangkalan, Moh. Djazman

    Di bulan September tahun 2009 ada dua mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk menjadi anggota Hizbul Wathan mereka adalah Rahmadi dan Didik. Di bulan itu Hizbul Wathan mengadakan kegiatan pertama kalinya yakni buka puasa bersama. Dari kegiatan itu, akhirnya setelah hari raya banyak mahasiswa yang mendaftarkan diri. Mereka adalah kader-kader dari Muhammadiyah yang ingin menghidupkan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    Setelah mendapatkan anggota lagi, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta berkesempatan mengadakan kegiatan ToT di SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Setelah kegiatan itu, tidak lama kemudian mengadakan kegiatan Up Grading di kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta sekaligus membentuk kepengurusan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan dari kegiatan itulah dicetuskannya nama Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta. Nama ”kafilah” diambil sebagai rumpun Hizbul Wathan di tingkat Penuntun.

  • 2008

    Secercah Harapan Ayunda Farida

    Dipertengahan tahun 2008 dalam kevakumananya pada saat itu, Ayunda Farida tidak hanya tinggal diam begitu saja. Ia tetap mencari upaya untuk mendirikan Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Setelah mencoba lagi untuk mendirikan Hizbul Wathan, dalam pencarian anggota itu dia mendapatkan lima anggota, tiga diantaranya anggota yang lama kembali lagi dan dua anggota yang baru. Mereka adalah Mufida, Nova, Sarbini, Nurul, dan. . . . . . . . . (“saya lupa namanya”, kata Ayunda Farida).

    Di akhir tahun 2008, pada saat itu Ayunda Farida membaca “Koran Info” yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam Koran Info itu ada berita yang memuat tentang adanya pelantikan Qabilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta oleh Kwarwil Hizbul Wathan Jawa tengah, yakni Hizbul Wathan yang beranggotakan para dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  • 2005-2006

    Proses Tabayun Kepada Petinggi Universitas

    Karena tidak mendapatkan informasi tentang Hizbul Wathan, Ayunda Farida mengikuti organisasi IMM Komisariat FKIP dan HMP PBSID dengan tujuan siapa tahu dengan ikut organisasi tersebut bisa mendapatkan informasi tentang Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Surakarta ini. Akan tetapi dari tahun 2005-2006, Ia tetap tidak mendapatkan informasi apapun tentang Hizbul Wathan.

    Melihat kenyataan yang demikian itu maka Ayunda Farida berusaha menghadap ke para Petinggi Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk mempertanyakan sekaligus mempermasalahkan hal ini.

    “Hizbul Wathan adalah salah satu ortom Muhammadiyah tapi mengapa di Universitas Muhammadiyah Surakarta tidak ada. Padahal pramuka disini ada”, ungkap Ayunda Farida pada pihak petinggi Universitas.

Kemampuan kami & inikah kami

99%
Kepanduan
100%
Ortom Muhammadiyah
100%
Dakwah
91%
Leader & Team work
86%
Organisasi
64%
Unit Kegiatan Mahasiswa

Kabar Terkini

apa yang kami tau, kami bagikan kepada anda


Jumat, 19 Juni 2015

Jambore Nasional III Hizbul Wathan

Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GKHW) ke-3 tahun 2015 tingkat Pengenal tinggal menghitung bulan lagi, kurang lebih dua bulan lagi acara besar yang dinanti-nantikan oleh seluruh Pandu Hizbul Wathan se-Nusantara ini terlaksana. Jamnas GKHW yang diadakan untuk memeriahkan dan mensukseskan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-47 di Makassar akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bantimurung, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, pada tanggal 2-6 Agustus 2015.
Jamnas GKHW ini diperkirakan akan di hadiri sekitar 4.000 lebih pandu dari seluruh Indonesia. Pada Jamnas nanti, kegiatan yang akan diadakan berupa kegiatan penjelajahan, mencari jejak, out bond, ketangkasan, leadership, dan wisata alam. Wisata alam yang akan diadakan berdasarkan tata letak Bantimurung yang bukan hanya sekedar bumi perkemahan, melainkan objek wisata alam yang membuat mata betah untuk melihat, membuat hati berdecak kagum dan membuat kaki enggan meninggalkannya.
Untuk mengetahui informasi ketentuan-ketentuan yang di berikan oleh panitia, silahkan klik gambar di bawah ini :

Kamis, 20 November 2014

Penanganan Korban Dengan Indikasi Pembengkakan



Kecelakaan atau cedera dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan siapa saja. Cedera bisa terjadi kerena jatuh, benturan ataupun salah gerak. Cedera ditandai dengan adanya rasa sakit, kram, memar, kekakuan, dan adanya pembatasan gerak sendi serta berkurangnya kekuatan pada daerah yang mengalami cedera tersebut.
Pertolongan pertama korban dengan indikasi pembengkakan sebelum mendapatkan penanganan Tim Medis (dokter) dapat digunakan metode RICE, yakni:
  1. Res: Usahakan agar korban diistirahatkan atau meminimalkan kerja tubuh korban
  2. Ice: Kompres dengan air dingin bagian tubuh korban yang mengalami cedera pembengkakan
  3. Compressi: Berikan penekanan dengan membebat bagian tubuh korban yang mengalami pembengkakan 
  4. Elevation: Tempatkan daerah yang mengalami pembengkakan lebih tinggi dari posisi jantung
Semoga bermanfaat.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Selamat Datang Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Surakarta






Mari bergabung bersama Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman UMS
Info: Rakanda Jarwo (085725299265) Ayunda Ulfi (087736102297)
Facebook: https://www.facebook.com/hizbulwathan.UMS
Twitter: https://twitter.com/hizbulwathanUMS
Blog: http://hizbulwathan-ums.blogspot.com/

Hubungi Kami

Mari Jalin Silaturahmi dengan Kami


Alamat

Komplek Griya Mahasiswa, Tromol Pos 1.

No. Telp

0857 xxxx xxxx

Website

www.hizbulwathan-ums.blogspot.com